Imam ‘Aneh’

Kira – kira 2-3 minggu yang lalu ada kejadian aneh di mushola basement Wisma SMR, kala itu waktu solat ashar, ane menuju basement (tempat mushola berada) ya padahal di suite kantor juga ada mushola tetapi gak sesuai dengan jamaah, solat jadi kurang  tenang karena antrian banyak. Sekitar jam 4.30 ane meluncur ke basement menuruni tangga (hidup sehat) dan ternyata kloter utamanya sudah kelar yo wis ane liat ada 2 orang yang baru dan sedang  wudhu’, ane langsung wudhu tanpa basi-basi setelah wudhu ternyata si orang pertama (biru) dan yang kedua (merah) sudah mulai solat ane berpotensi menjadi masbuk,di lihat dari kaca pintu si biru jadi ma’mum (ada di sisi kanan) dan si merah menjadi imam (ada di sisi kiri) tetapi betapa kagetnya ketika ane membuka pintu mushola (loh ko’ ma’mumnya malah si merah di sebelah kiri..?????) kan sebelah kanannya masih luas????.

Seketika ane menjadi galau bukan main,belum sempat menepuk dengan harapan bila mundur akan menjadi satu saf  yang wajar, sudah ada pria jangkung datang dan apa coba.?,langsung berdiri di sisi kanan imam (tanpa menepuk ma’mum sebelumnya agar mundur sedikit),loh ko’ jadi formasinya Chelsea? ane tadinya mau ikutan tepat di belakang imam biar jadi formasinya timnas Belanda (Diamond Strike). Ane berpikiran untuk menunda solat sementara waktu untuk menunggu rombongan para driver yang biasanya 5 menit dari sekarang akan datang.

Rombongan datang, asik nih, pikir ane dengan rasa menggebu-gebu tidak sabar untuk segera berjamaah. Dan yang bersedia jadi imam bukan driver yang biasanya selalu jadi imam karena lafadznya seperti seorang hafidz (apalagi waktu maghrib), ya sudah yang penting doi mampu. Solatpun akhirnya dapat terselesaikan dengan baik dan insya Allah sempurna. Doa bersama dengan baik dan dzikir bareng, akan tetapi selesai doa imam pindah ke belakang dan apa coba???, dia solat sunnah.!!!!!!, ini ashar kan?, saya gak salah waktu kan? Seketika solat yang sudah terlaksana dengan baik menjadi galau seketika. Ane kira cuma  ane yang merasa aneh, ternyata ada bapak yang lain keluar mushola sambil berkata (Solat Opo?) dengan nada sindiran dan yang pasti bisa di dengar si imam, ane mau solat ulang takut di kira aliran sesat sama bapak-bapaknya, ya sudahlah.

Dengan lemas keluar mushola dan menuju suite kantor (wallahu’ alam) pikir ane’.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s